Monthly Archives: March 2013

short story

NAOMI

Naomi sudah 18 bulan menjadi siswa di St.Lorisst School, California.  Ia adalah siswa berbakat yang telah menyumbangkan 2 medali di ajang lomba melukis tingkat dunia, sekolahnya sangat bangga memiliki siswa berprestasi seperti Naomi, Naomi bukanlah orang asli AS, ibunya berkebangsaan Jepang dan ayahnya berkebangsaan belgia.  Ia lahir di Inggris dengan nama lengkap Naomi Ladynovsky Hilson, akrab dipanggi Naomi.  Disekolahnya ia juga mengikuti organisasi organisasi tinggi dan menjabat posisi yang tinggi pula, ia siswa penting disekolahnya. 

                Hari itu ada pelajaran Bahasa Asing, tepatnya pukul 08.00 pagi, dan hari itu giliran teman Naomi berpresentasi mengenai materi ditentukan oleh guru mereka.  Naomi selau tertarik pada pelajaran apapun, ia selalu memperhatikan segala yang ada didepan kelas saat pelajaran berlangsung, catatanya tidak rapih, namun ia menyukainya dan selalu tidak bosan untuk melihat catatan yang selalu penuh warna dan acak acakan. Naomi berbeda dengan yang lain, yang segalanya tidak rapih, namun ia menyukainya dan yang terpenting ia bisa belajar.  Tak heran ia selalu mendapat peringkat terbaik disekolahnya.  Naomi adalah kritikus, setiap temanya presentasi tentang sebuah meteri, apabila dibuka sesi pertanyaan, maka pertanyaan dari Naomi lah yang paling ditakuti dan dihindari karena pertanyaanya menjurus dan men-skak presentator.

                Salah satu orang yang paling sering ditanyai yang sulit sulit saat presentasi adalah tim yang ketuanya bernama Gery, laki laki yang sangat ingin men-skak Naomi bila Naomi presentasi dan sangat senang bila Naomi memiliki kesalahan, ia benci Naomi karena terus terusan men-skak dirinya. Sedangkan Naomi hanyalah orang yang kritis dan ia tidak malu bertanya, pikirnya , malu bertanya akan sesat dijalan, dan ia percaya akan hal tersebut.

                Hari itu yang mendapat giliran presentasi kebetulan adalah tim Gery, saat tiba sesi pertanyaan Naomi langsung mengawali sesi tersebut dengan mengajukan pertanyaan yang menjurus dan mendebat, jujur saja saat itu wajah Gery sang ketua langsung merah padam, dan ia merasa grogi dan tidak yakin bisa menjawab pertanyaan Naomi, dengan modal mbah Google dan pengetahuan yang ia miliki, ia brusaha menjawab pertanyaan Naomi, karena pertanyaan yang lain sudah terjawab.

                Gery pun menjawab pertanyaan tersebut dengan nada amarah, sedangkan Naomi tetap tenang dan berusaha memasukan inti penjelasan dengan logika ke otaknya, namun karena merasa belum jelas, Naomipun kembali mendebat sampai sampai terjadi perdebatan yang cukup lama, sampai akhirnya naomi mengalah karena merasa kasihan dengan Gery yang sudah kehabisan kata kata.

                Jam pelajaranpun berakhir dan beberapa siswa memiliki jadwal pelajaran tambahan setelah pulang sekolah, sedangkan Naomi melanjutkan dengan berkabung di organisasinya dan semua itu ia jalani dengan senang dan gembira.

                Naomi adalah siswa yang berbeda, ia adalah siswa yang tidak suka terikat pada aturan, menurutnya asalkan kita tidak keluar dari jalur agama dan tidak mengganggu orang lain serta bermanfaat, mengapa harus dilarang ? ia jarang memakai seragam yang dianjurkan, sering tidak memakai ikat pinggang, dan sering tidak mengerjakan tugas secara berkelompok, namun ia bukanlah orang yang egois, pikirnya, kerja kelompok tidak harus dilakukan secara berkelompok, dengan pembagian tugas yang berstruktur semuanya akan beres dalam waktu sekejap, asal kita percaya dan yakin pada orang lain, semua akan baik baik saja.  Naomi juga orang yang tegas, tak sedikit dari siswa disana yang segan kepadanya, bukan karena ia galak, namun karena setiap Naomi berbicara ia langsung tepat sasaran, menatap lawan bicara, tegas, lantang, yakin, dan bisa dipegang kata katanya, jarang sekali ia matah, namun bila ia marah entah apa kata orang, yang jelas pasti menyeramkan.

                Jam sudah menunjukan pukul 16.30 saatnya semua siswa harus pulang kerumah dan meninggalkan sekolah, begitupun dengan Naomi, Naomi pulang sendiri dengan sepeda mininya, ia adalah orang yang menjaga kesehatan sehingga badanya selalu bugar dan bebentuk bagus, ia juga sering latihan beladiri. Namun sesuatu terjadi padanya sore itu.

                Saat Naomi hendak pulang, dan melewati gerbang sekolah, ia tiba tiba dicegat oleh sekawanan murid berseragam St Lorisst dan memakai masker warna warni, Naomi yang saat itu sendiri , langsung menstandarkan sepedanya perlahan ditepi area dan meletakan tasnya juga, dan mulai memasang kuda kuda untuk berjaga jaga, disekeliling merka sangat sepi, tak ada orang yang lewat maupun melihat, jadi situasi Naomi begitu mencekam saat itu.

                Gerombolan siswa tersebut yang tidak menjelaskan maksud pencegatan itu langsung menyerang Naomi dari segala Arah, awalnya Naomi membela diri dan ia menang, namun tiba tiba salah seorang dari mereka memukul tengkuk Naomi dan meninjunya dibagian muka, seketika Naomi pingsan, dengan darah mengalir keluar dari mulutnya. Dan gerombolan itu segera meninggalkan Naomi Sendirian .

                Tak lama kemudian Naomi sadar dan langsung membersihkan lukan di bibirnya ia juga membereskan segala benda benda miliknya, tubuhnya masih merasa sakit, sehingga ia mengurungkan diri untuk pulang , namun ia mendapati sebuah 2 masker berwarna coklat dan hitam tergletak disampingnya, ia berpikir bahwa lelaki yang menyerangnya tadi melempar maskernya sebelum meniggalkanya. Dan ia terkejut ketika melihat nama yang tertulis di balik masker tersebut “Gery” dan “Novand”, mereka berdua adalah sahabat dikelas dan mereka sangat membenci Naomi, Naomipun menangis saat mengetahui hal itu, ia lalu membenahi segalanya dan menaiki sepedanya mengayuh tungkai pulang kerumah.

***

                Keesokan harinya ,saat bel berbunyi semua anak masuk kelas, dan saat guru belum datang,Gery dan Novand pula, Naomi bengong diluar kelas sambil duduk memandangi langit dan terus berpikir mengapa Gery tega melakukanya, apa mungkin ia dendam padanya atau ia iri denganya atau memang ia benci padanya, kebetulan saat itu ia sedang memegang 2 masker yang ditemukanya kemarin. Tiba tiba dari kejauhan terdengar suara tertawa yang sangat familiarr ditelinga Naomi, siapalagi kalau bukan tawa Gery dan Novand, namun saat 2 orang itu melihat Naomi sedang duduk sendirian didepan kelas, tawa merekapun lenyap, mereka tercengang cengang, mengapa Naomi masuk,padahal kemarin kondisinya sangat lemah hingga ia pingsan. 2 orang itu meneruskan jalanya sambil pura pura tidak tahu permasalahan.

                Saat mereka hampir melewati, Naomi sontak berdiri menghalangi mereka sambil memberikan senyum paling manis, walau di bibir sisi kirinya terdapat memar dan lebam yang masih berwarna biru dan belum hilang.

                “Assalamu’alaikum”

                “ Waa waalaikum salam “ Gery dan Novand gugup

                “ ngapain lo diluar ? gak ada temen didalem ha ?” Gery bertanya sengak

                “ suka suka gue dong, jadi masalah emang ?” balas Naomi Ketus

                “ Bibir lo kenape mi ? salah make up lo ?” Novand mengejek, mereka berduapun tertawa

                “ iya nih, kemarin abis dimake up in sama siswa sini, sore sore lagi pulang sekolah, di pengkolan, dan masih awet sampe sekarang” balas Naomi sambil tersenyum

                Gery dan Novand pun tercekat

                “ kenapa kalian ? mau dimake up in ? oh iya kemarin di TKP gue menemukan ini, “ Naomi memberikan 2 masker tersebut

                Gery dan Novand bermuka merah          

“ gue pikir itu punya kalian yang terbang saat kalian naik motor, yaudah ngapain lala lolo ? ayo masuk, guru OTW mas !” Naomi pun memecah keheningan dan mulai memimpin jalan menuju kelas

“ mi ! “ panggil Gery yang masih terpaku di tempat

Naomi pun menoleh, tapi kali ini dengan air muka yang ditekuk

                “ thanks “ Novand pun angkat bicara

                Naomi segera masuk kelas dan duduk dikursinya segera.  Tanpa memperdulikan Gery dan Novand

                Novand yang merasa sangat bersalah telah menghajar perempuan kemarin sore mengingatkan Gery agar meminta maaf dan baikan dengan Naomi secepatnya, karena ia merasakan firasat yang amat tidak enak dengan perempuan itu.  Namun Gery menolaknya menurutnya Naomi pantas mendapatkan itu dan ia merasa tidak bersalah, apa daya Novand tak berkutik mendengar penjelasan Gery.

                Hari demi hari berlalu, namun perlakuan Naomi ke Gery dan teman temanya semakin menunjukan ketidakpedulian, dan seaka akan Naomi menganggap Gery dan kawanya tidak ad.  Wajar  saja, ia sangat terluka dengan kejadian itu, dan ia tidak pernah bisa melupakanya, tiap hari mukanya selalu ditekuk dan tidak ceria lagi.

                Gery yang perlahan merasakan hal tersebut lama lama tidak nyaman,karena menurutnya Naomi termasuk siswa penting disekolahnya, iapun mengatur rencana untuk meminta maaf kepada naomi sesegera mungkin.

                Tersusunlah sebuah rencana , ia mengumpulkan semua teman yang menghajar Naomi dan mereka berencana untuk meminta maaf setelah pulang sekolah dengan busana dan gaya yang sama ditempat yang sama saat mereka mengepung Naomi. Waktu yang ditunggupun tiba

                Namun mereka bingung, mengapa Naomi tidak melewati jalur ini, padahal mereka sudah menuggu hingga fajar tenggelam, namun batang hidung Naomi terlihat, Gery pun kecewa dan menyusun rencana lain, kali ini ia tidak ingin melibatkan teman temanya, ia ingin sendiri menyelesaikanya dengan Naomi karena memang dalam pengepungan kali itu ia lah pamimpinya, rencananya ia akan menemui Naomi saat Jam pulang sekolah dan mencegatnya di parkiran.

Waktu yang ditunggu pun tiba

Diparkiran sekolah, yang saat itu masih agak ramai Naomi mengambil sepedanya ditengah kerumunan sepeda motor ,tiba tiba Gery datan g dan membantunya, Naomi melepaskan tangan Gery yang memegangi bagian belakang sepedanya dengan mendengus kesal.

Gery terkejut dan  protest

“ Mi, lo gak ngerti etikat baik yah,ditolongin malah nolak “ omel Gery

 Naomi tidak memperdulikan dan mulai menaiki sepeda dan berkayuh, namun dicegah Gery.  Naomi pun turun dan menstandarkan sepedanya sambil berdiri tanpa kata didepan Gery yang masih kesal dengan perlakuanya barusan.

“ Mi, gue kesni itu mau minta maaf, gue ngakuin kalau kemarin yang ngepung lo itu gue dan kawan kawan gue, gue minta maaf mi, lo jangan benci sama gue, asli gue kesiksa tau gak ditegor lo 2 minggu” cerocos Gery tanpa putus

Naomi hanya memandang Gery kosong

“ mi ngomong dong ! jangan Bisu ! cepetan ngomong !” Gery emosi dan membentak Naomi

Naomi menghadap kearah gery dan mulai bicara

“ sudah ngomongya ? lo tau perasaan gue saat gue temuin masker punya lo ? gue sedih, tega banget lo sama gue, salah apa gue sama lo ? lo keselkan gue komentarin terus ? ini buat baik lo ? karena gue sayang sama temen temen gue termasuk lo ! tapi lo nganggap itu lain ! gue diemin lo baru dua minggu aja udah protest, mau lo tuh apa ? gue komen, kesel, gue dimin protest, apa mau lo ha ?”

“GUE IRI SAMA LO ! PUAS LO ! LO BISA DAPET SEGALANYA ! GUE KAPAAN ?” Gery teriak

“gak dengan cara nonjok gue sampe gue pingsan ! lo jahat ! lo jahat banget ! dan gue  kecewa ! yaah gue kecewa ! lo minta maaf ke gue ? gue maafin semenjak gue kasih tu masker ke elo ! sekarang kita baikan, tapi gue udah gak mau berhubungan dalam bentuk apapun dengan lo, “

Naomi pun segera naik sepeda dan berusaha mengayuh, tapi dihadang Gery

“ pliss mi, lo gak nyesel gak mau berhubungan dengan orang ganteng macam gue mi ? pikir lagi ? cewek lain yang lebih cantik dari lo aje berebutan sama gue !” Gery mulai menyombongkan diri, entah apa tujuanya

“cowok ganteng tapi kelakuanya tukang mukul cewek dan gak berotak apa gunanya ? mati aje lo ! gak ngiler gue sama lo ! ditanah abang spesies lo dijual bebas dan ilegal tau gak ? minggir lo ! ngefans lo sama gue ?” kata naomi sambil membunyikan belnya keras keras, kebetulan dari tadi hanya mereka berdua yang ada disana

Gery pun minggir dan membiarkan naomi pulang, 18 bulan selanjutnya hubungan mereka mulai sedikit membaik namun tidak seakrab dahulu lagi. Lulusan pun tiba, seluruh siswa berpancar ada yang kuliah ada yang kerja ada juga yang menikah 🙂

***

Naomi menjadi kepala sekolah di sekolah seni di Italia sedangkan Gery menjadi Arsitek di perusahaan bangungan miliknya yang berlokasi di Belanda, emang kalau jodoh tidak kemana, mereka dipertemukan di Brussels, Rusia dalam sebuah hotel mewah, mereka sama sama berlibur disana dan keduanya masih singgle 🙂

                Saat itu naomi mengenakan blouse panjang sampai lutut berbulu warna biru tua, dengan dalaman pink serta rambutnya yang kemerahan menjuntai tertiup angin, ia sedang menikmati udara yang menghembus ke jendela ruang makan, kebetulan saat itu Gery sedang makan, terkejut melihat sosok wanita yang terlihat wajahnya dari samping dan begitu cantik, Gery pun menghentikan makanya dan menghampiri wanita itu dan tepat dibelakangnya Naomi yang tidak menyadari kehadiranya, berkata

“ Bonjour ! Good Morning Beautiful ladies ! what you looking for ? “

Sontak naomi mengengok dan terkejut dengan apa yang dilihatnya,

“ Bonjour ! Gery ! What are you doing here ?” ujar Naomi

Gery tersenyum dan terpesona melihat Naomi yang sekarang

“ pakai bahasa inggris segala, lagi liburan dong ? kamu ?”

“ identik , datang bareng ?”

“ bareng bayangan aku, kamu “

“ identik “

Sesaat dua insan itu saling tatap

“kamu sudah menikah mi ?”

“ngawur kamu ger ! punya aja belum !kamu sudah ya ? ngaku hayo “

“ ngawur kamu mi ! punya aja belum !”

“ heh kamu ini masih ngeselin ya ! seneng banget ngkutin omongan orang !” naomi kesal sambil memukul pelan pundak Gery

“ hahah hahaha , iya iya udah udah , ampun nona cantik !” Rayu Gery sambil tersenyum menggenggam tangan Naomi yang hendak memukul pundaknya

Naomi berusaha melepaskan tanganya, namun terus digenggam kuat oleh Gery

“Mi,,dengerin aku, aku mau ngomong “

Naomi terdiam

“ aku tau aku pernah buat kamu sedih dan benci aku, tapi percayalah aku sudah berubah,aku sudah menjadi Gery yang hebat, dan aku sudah menemukan naomi yang aku mau, aku mau kamu jadi pendamping hidup aku mi, terima aku mi “ mohon Gery

Naomi terdiam, sambil tertunduk, tanganya dilepaskan dan jatuh.

“ kamu mau kan mi ?” tanya gery cemas

Naomi Mengangguk pelan

Dan Gery pun langsung memeluk Naomi, namun pelukanya tidak dibalas naomi, saat dilepas Naomi jatuh dilantai, Gery mengecek nafasnya, dan Naomi benar benar meniggal, hal itu membuat Gery menyesal dan ia baru mengetahui  kalau Naomi adalah orang yang diasingkan karena mengidap HIV yang akut, dan itu lah ajalnya, ajal yang berakhir romantis dan indah.